Backup Data Website melalui FTP & phpMyAdmin

Begitu pentingnya memiliki cadangan data, sehingga salah satu tindakan pengamanan yang perlu anda lakukan untuk website anda adalah rutin melakukan backup. Berikut adalah panduan tentang cara melakukan backup secara manual melalui FTP dan phpMyAdmin. Semoga bermanfaat

Backup file website melalui FTP

1. Unduh dan install software FTP pada komputer anda. Salah satu software FTP yang bisa anda manfaatkan adalah Filezilla. Filezilla bisa anda download pada situs pengembangnya di sourceforge.net.

2. Jalankan Filezilla.  Isikan IP server anda pada isian “Mesin”, user ftp anda pada “Nama Pengguna”, password ftp pada “Kata Kunci”, dan pada “Port” isikan 21 (protokol FTP pada server). Kemudian klik Koneksi Cepat. Setelah tampil pesan “Pendataan direktori berhasil” artinya anda telah terkoneksi dengan server anda melalui FTP dan siap untuk melakukan proses transfer.

. Klik kanan pada “public_html” kemudian klik Download. Tunggu hingga proses download selesai. Sekarang anda sudah memiliki backup file dari website anda.

4. Untuk melakukan restore, misalnya jika suatu waktu website anda terkena serangan hacking, anda cukup menghapus semua file pada direktori “public_html”. Kemudian upload file backup yang telah anda save di komputer anda.

Backup database melalui phpMyAdmin

Backup melalui FTP hanya menyimpan file-file PHP, HTML dan folder-folder dari website anda. Anda belum mendownload database dari website anda. Untuk melakukan backup database, anda membutuhkan phpMyAdmin. Berikut langkah-langkahnya:

1. Masuk ke phpmyadmin anda melalui cPanel.

2. Pilih database yang ingin anda backup.

3. Klik menu Export.

4. Pada “Export Method” anda bisa memilih “Quick” untuk mendownload semua tabel, atau “Custom” jika anda ingin memilah-milah tabel mana saja yang ingin anda download. Pada “Format”, pilihlah SQL. Terakhir, klik GO.

5. Save file .sql ke komputer lokal anda. Tunggu hingga proses download file .sql tersebut selesai. Sekarang anda sudah memiliki backup dari database anda.

6. Untuk melakukan restore database website, misalnya jika suatu saat database anda corrupt, Anda cukup menghapus semua tabel dalam database anda. Klik menu Import, pilih salah satu file .sql dari backup database yang pernah anda lakukan, kemudian mulailah proses Import dengan mengklik GO.

Kapan saya harus melakukan Backup?” Backup merupakan cadangan data. Keberadaannya dibutuhkan jika sewaktu-waktu website kita tidak berjalan dengan semestinya. Sehingga ada baiknya jika kita melakukannya secara rutin. Minimal seminggu sekali untuk melakukan backup database. Sebab database selalu berkembang setiap saat. Sedangkan untuk backup lewat FTP, anda bisa melakukannya setiap kali anda melakukan perubahan pada website anda. Misalnya proses upgrade, dsb. Demikianlah cara melakukan backup file dan database website melalui FTP & phpMyAdmin. Kami harap semoga website anda senantiasa sehat. Selamat merawat website anda

Comments

comments

Comments

  1. By feri

    Balas

  2. By mebel jepara

    Balas

  3. Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*